laporan Richard Burton di Jakarta
 
hkinews.com berita
 
Skandal Dagang Perkara

Andri Juga Urus PK Gudang Baru Vs Gudang Garam

Jumat, 05/08/2016 [08:41:44]
 
Ket.Gambar : Ilustrasi

HKINEWS, Jakarta
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menuntut Kasubdit Perdata Mahkamah Agung (MA) Andri Tristianto Sutrisna selama 13 tahun penjara. Ia didakwa mengurus puluhan berkas perkara, dari sengketa kepengurusan Partai Golkar hingga perkara pesanan Ketua Pengadilan Tinggi (PT) Mataram Andriani.

Berdasarkan berkas tuntutan yang didapat, Jumat (5/8/2016), perkara lain yang diurus adalah kasus merek antara Gudang Baru vs Gudang Garam. "104/PK/PID.SUS/2015 perkara ini sudah putus. Dia minta berkasnya tidak dikirim dulu ke PN Mba. Dia minta 6 bulan Bagaimana Mba?" demikian SMS yang dikirim Andri kepada staf kepaniteraan MA, Kosidah. SMS itu dikirim pada 05 Januari 2016 dengan Hp Nokia 301.

Perkara 104/PK/PID.SUS/2015 merupakan peninjauan kembali (PK) yang diajukan oleh Ali Khosin. Ali mengajukan PK di kasus pidana merek karena dihukum 10 bulan penjara. Ali sebagai pemilik Gudang Baru dinilai bersalah karena menjiplak merek Gudang Garam. Di sisi lain, majelis kasasi perdata menyatakan Gudang Baru tidak memiliki kesamaan dengan Gudang Garam.

Selain kasus Gudang Garam, Andri-Kosidah mengurus perkara korupsi atas nama terpidana Ichsan Suaidi. Ichsan melalui pengacaranya, Awang meminta Andri menunda pengiriman putusan kasasi itu dengan harapan Ichsan tidak dijebloskan ke penjara.

Hal itu disepakati dengan sejumlah imbalan. Tapi Andri-Awang ditangkap KPK pada 13 Februari 2016. Dari penangkapan itu didapati uang Rp 400 juta dari terpidana korupsi Ichsan Suadi dan segepok uang Rp 500 juta di rumah Andri. Dari penangkapan itu KPK menuntut Andri selama 13 tahun penjara. ***
 
#silahkan hubungi redaksi untuk seluruh keluhan dan pengaduan hkinews.com!