laporan Richard Burton di Jakarta
 
hkinews.com berita Merek
 

Pengusaha Jakarta Menangkan Merek Pierre Cardin di Indonesia

Senin, 12/09/2016 [03:26:43]
 
Ket.Gambar : Pierre Cardin Perancis.

HKINEWS, Jakarta
Alexander Satryo Wibowo, warga Kayu Putih, Jakarta Timur, memenangkan gugatan penghapusan merek terkenal di dunia milik perancang busana kelas Dunia asal Prancis, Pierre Cardin.

Seperti diketahui, Pierre harus menelan pil pahit. Pasalnya Mahkamah Agung (MA) menolak gugatannya terkait merek yang serupa di Indonesia yang dikantongi Wibowo.

Sebelumnya dari persidangan yang digelar di PN Jakarta Pusat dengan nomor perkara 15/HKI/MEREK/2015/PN.Jkt.Pst yang didaftarkan pada 4 Maret 2015 menguak kisah panjang merek yang dipersengketakan ini.

Awalnya tahun 1950 Pierre Cardin mulai merintis koleksinya nya. Tahun 1974 Pierre Cardin mengantongi hak eksklusif merek di Prancis. Selama enam dekade berkiprah akhirnya mendapatkanSuperstar Award dari Fashion Group International.

Pada 29 Juli 1977 Orang Indonesia membuat baju dan fashion dengan merek Pierre Cardin dan merek itu didaftarkan di Indonesia oleh Wenas Widjaja. Belakangan Merek Pierre Cardin beralih ke Raiman dan dilaihkan ke Eddy Tan. Belum berhenti Merek Pierre Cardin beralih dari Eddy Tan ke Alexander Satryo Wibowo.

24 Oktober 1995, Alex memperpanjang hak ekslusif merek Pierre Cardin. Perpanjangan ulang dilakukannya pada 2005.

Sekitar 14 tahun kemudian, Pierre Cardin mendaftarkan mereknya di Dirjen Kekayaan Intelektual (KI) Kemenkum HAM dengan Nomor ID000192198. kemudian 11 November 2014, Pierre Cardin memperpanjang hak mereknya di Indonesia.

Setahun kemudian tepatnya, (4/3/2015), Pierre Cardin yang bermarkas di 59 reu du Faubourg Saint-Honore, Paris, Prancis menggugat Alex. Dalam bantahannya, Alex mendalilkan bahwa gugatan Pierre Cardin sudah kedaluwarsa.

Pasal 69 ayat 1 UU Merek menyebutkan: Gugatan pembatalan pendaftaran Merek hanya dapat diajukan dalam jangka waktu 5 tahun sejak tanggal pendaftaran Merek. Pasal tersebut akhirnya meloloskan Alex sebagai pemegang merek tersohor diseluruh belahan dunia itu di Indonesia.

“Karena objek sengketa sudah kadaluarsa/lewat waktu, sesuai dengan ketentuan hukum di bidang merek, maka terhadap merek yang daftarnya sudah melebihi 5 tahun sudah tidak dapat diajukan gugatan pembatalan,” kata Alex. ***
 
#silahkan hubungi redaksi untuk seluruh keluhan dan pengaduan hkinews.com!